Skip to main content
x
politik Bakal calon

Akademisi : Peluang Petahana Lebih Dominan

Lensabengkulu.com - Mendekati pemilu serentak tahun ini,  peluang petahana pada pencalonan kepala daerah terlihat lebih dominan dibanding nama-nama baru.

Seperti yang dikatakan Akademisi Universitas Bengkulu, Azwar Marwan, M.Si., siapapun ia baik di lingkup daerah maupun pusat, secara teoritis peluang kemenangan idealnya dimiliki sang petahana.

"Wajar jika petahana lebih mendominasi. Sebagai kandidat, petahana punya banyak ruang untuk merangkul massa. Popularitasnya terlihat dari pembangunannya dan itu jelas menambah elektabilitas petahana" kata Marwan, Senin (06/01/2020), di ruang kerjanya.

Sambungnya, non petahana hanya punya peluang ketika namanya memang memiliki teritori.

"Ya, orang tentunya akan bertanya-tanya, ketika muncul nama baru kemudian memasang spanduk dan kampanye segala macam di tengah-tengah mereka, tentu mereka akan bertanya-tanya, sudah berbuat apa orang ini mau mencalonkan diri," ujar Dosen Fisipol ini.

Penilaian tentang masifnya pembangunan di akhir masa jabatan, menurutnya bukanlah suatu yang aneh. Bagi Marwan, fenomena tersebut memang sudah biasa jadi sorotan masyarakat.

"Aspek di mana petahana akan menyelesaikan program kerja yang belum tuntas, akan diterjemahkan oleh masyarakat bermuatan politik. Padahal itu sah-sah saja. Jika mengikuti Rencana Kerja Pembangunan Daerah, memang setiap tahunnya pemerintah dalam hal ini petahana akan menjalankan program secara bertahap," ujar Marwan.

Tingginya angka kepercayaan masyarakat juga dinilai dari keberhasilan sang petahana dalam mengelesaikan program yang ia canangkan.

"Baik pusat maupun daerah, saya rasa semua peluang yang dimiliki tentu mengacu pada program kerjanya. Kalo dia tidak berbuat, maka akan diberitakan tentang kegagalan. Artinya sang petahana memang dilematis soal ini," paparnya. [Rls]

Facebook comments