Skip to main content
x
. Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

JAKARTA – PT Jasa Raharja terus memperkuat kesiapan perusahaan dalam menghadapi dinamika perekonomian dan tantangan bisnis pada 2027. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Economic Insights bertema “Review 2025–2026 and Outlook 2027: Strengthening Business Sustainability” yang digelar secara hibrida di Ballroom Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta, dan melalui Zoom, Kamis (22/10/2026).

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Dwi Ary Purnomo, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap perkembangan ekonomi dan pasar keuangan menjadi hal penting dalam mendukung perencanaan perusahaan. Hal ini diperlukan untuk memperkuat penerimaan, memenuhi kewajiban pembayaran santunan secara tepat waktu, serta menjaga ketahanan keuangan perusahaan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Jasa Raharja untuk memanfaatkan wawasan ekonomi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas masing-masing. Hasil diskusi diharapkan menjadi masukan strategis dalam menyusun langkah kerja perusahaan guna menjaga keberlanjutan bisnis dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan ini diikuti jajaran Dewan Komisaris, Direksi, pimpinan unit kerja kantor pusat, serta pimpinan kantor wilayah dan cabang Jasa Raharja di seluruh Indonesia. Forum tersebut menghadirkan Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Andry Asmoro, sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Andry mengulas prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Sejumlah tantangan yang menjadi perhatian meliputi ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi global, perubahan kebijakan perdagangan internasional, serta tekanan terhadap daya beli masyarakat.

Ia turut menyoroti perkembangan daya beli dan kondisi kelas menengah yang menjadi bagian penting dalam dinamika perekonomian nasional dan perlu dicermati oleh dunia usaha.

Bagi Jasa Raharja, perkembangan daya beli, aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat menjadi faktor penting dalam menyusun strategi penerimaan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Perkuat Pengelolaan Keuangan dan Manajemen Risiko

Dalam kegiatan tersebut, Dwi Ary Purnomo juga memaparkan perkembangan kinerja perusahaan serta pentingnya menjaga keseimbangan antara penguatan penerimaan dan pemenuhan kewajiban santunan kepada masyarakat.

Jasa Raharja terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, meningkatkan efektivitas penerimaan, serta memperkuat manajemen risiko dan pengelolaan investasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan sekaligus mendukung keberlanjutan pelayanan.

Selain membahas prospek pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat, forum Economic Insights juga menyoroti perkembangan pasar keuangan. Pemahaman terhadap kondisi pasar dinilai penting untuk mendukung pengambilan keputusan investasi yang cermat, terukur, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berharap seluruh jajaran manajemen memiliki keselarasan pemahaman dalam menghadapi tantangan bisnis pada 2027. Hasil pembahasan diharapkan menjadi landasan dalam memperkuat strategi, meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, serta menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.

Facebook comments