Proyek Jalan DPUPR Rejang Lebong Disorot LSM
Lensabengkulu.com - Proyek peningkatan jalan (Hotmix) di ruas jalan H Samsudin Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Bumi Rafflesia Republik Indonesia (LSM Burari). Dari informasi yang diterima media ini dari LSM Burari, proyek tersebut dibiayai APBD Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Pantaan Ruang (DPUPR), dengan anggaran Rp 1,4 miliar tahun anggaran 2019.
Proyek dikerjakan oleh CV Ryan Ghapo Group dengan masa kerja 75 hari.
LSM Burari menduga hasil pekerjaan belum sesuai dengan spesifikasi kontrak. Hal itu ditandai dengan aspal yang terpasang terlihat kelam pekat namun tidak memiliki daya rekat yang bagus sehingga aspal jalan mulai rusak. "Hal ini disinyalir akibat suhu aspal saat dipasang tidak memenuhi temperature yang di anjurkan. Atau besar kemungkinan karena lalai tidak memperhatikan kualitas aspal saat akan dipasang," kata Siswanto, Ketua LSM Burari, Senin (15/6/2020).
Siswanto sendiri mengaku telah turun ke lokasi proyek untuk memastikan kondisi pekerjaan. Sebab, dirinya telah mendapat laporan dari masyarakat sekitar terkait hasil pekerjaan proyek tersebut.
"Kami turun langsung ke lokasi dan mengeceknya setelah mendapat laporan dari masyarakat," jelas Siswanto.
Sementara itu, salah satu warga setempat mengaku menyesalkan hasil pekerjaan proyek tersebut.
“Belum lama dibangun jalan ini sekarang sudah mulai rusak, rumput-rumput mulai tumbuh di badan jalan ini artinya aspal yang di pasang tidak terlalu tebal, kami sangat menyayangkan pengerjaan jalan yang seperti ini, sedangkan ini adalah salah satu fasilitas untuk memperlancar trasnportasi kami dalam mendistribusikan hasil perkebunan," ujar salah satu warga.
Siswanto sendiri menegaskan, pihaknya masih mengkaji adanya dugaan pelanggaran hukum dalam pengerjaan proyek tersebut.
"Masih kita kaji, tidak menutup kemungkinan akan kita laporkan," kata dia.
Catatan: Berita ini masih dalam upaya konfirmasi
Penulis: Rian
Papan nama proyek

Facebook comments