Skip to main content
x
Kota Pesawat Lion Air

Mesin Lion Air Mati Dua Kali, Penumpang Diturunkan dan Pesawat Diganti

Lensabengkulu.com - Pesawat Lion Air kembali mengalami indisen. Kali ini, insiden terjadi pada Pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Yogyakarta, Minggu 9 Desember 2018. Pesawat tersebut mengalami mati listrik dua kali saat penumpang sudah di kabin, akibatnya, penumpang sebanyak 187 terpaksa kembali ke ruang tunggu.

"Pesawat tersebut mengalami proses pemeriksaan sebelum terbang dan dinyatakan laik terbang," ungkap Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Dijelaskan Danang, Pesawat Lion Air JT-568 tersebut menggunakan mesin Boeing 737-900ER registrasi PK-LPH dengan tujuh kru dan 187 penumpang.

Lebih lanjut kata Danang, saat penumpang masuk ke dalam pesawat, posisi pesawat masih landas parkir. Sekitar pukul 19.08 WIB, tiba-tiba saja Auxiliary Power Unit (APU) yang merupakan perangkat penyedia sumber daya pesawat saat mesin belum berputar mengalami penurunan daya (down). Hal tersebutlah yang menyebabkan sistem pendingin dan listrik pesawat terganggu. 

"Guna memastikan keselamatan dan keamanan penumpang, teknisi dan pilot segera melakukan pengecakan, pengecekan tersebut membutuhkan waktu, penumpang akhirnya diarahkan dan diturunkan ke ruang tunggu keberangkatan terminal," kata Danang.

Atas penundaan penerbangan tersebut, pihak Lion Air memberikan kompensasi keterbambatan (delay management) berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Kemudian, lanjut Danang, demi menjaga kenyamanan penumpang, Lion Air mengganti pesawat JT-568 dengan pesawat lainnya, yakni Boeing 737-900ER regsitrasi PK-LJM.

Pihak Lion Air juga menyampaiakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang diakibatkan kejadian itu. [Bram]

Facebook comments