Skip to main content
x
Daerah Penyaluran bantuan

Banjir Surut, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Ditengah Jalan Berlumpur dan Minim Cahaya

Lensabengkulu.com - Menyisir wilayah terdampak parah bencana banjir dan longsor, tim DMC beserta komunitas crf 150L Rafflesia Owner Team, rekan-rekan Paguyuban Motor Honda dan Honda Vario Club Bengkulu menjelajah hingga tengah malam pada Kamis 2 Mei 2019.

Tim terus menyalurkan bantuan berupa baby kit, hygiene kit, family kit  hingga selimut. Sisa banjir dan longsor membawa beberapa material tidak hanya itu, lumpur yang tebal menghambat pendistribusian bantuan serta memutus akses warga menuju kota.

Dengan penerangan yang terbatas masih belum teraliri listrik, tim kesehatan Dompet Dhuafa turut mendirikan pos medis di Desa Pungguk Jaya, Kecamatan Marigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah. Selain pembukaan Pos Medis dengan Aksi Layan Medis, Dompet Dhuafa juga membuka dapur umum di tiga titik  selama empat hari dengan kapasitas pertitik 400 Kepala Keluarga (KK) sementara untuk pos hangat sebanyak tiga titik untuk empat hari berkapasitas pertitik 200 KK.

“Dompet Dhuafa dengan seluruh tim siap terus menyisir wilayah-wilayah pedalaman yang terisolir akibat bencana yang terjadi hampir seminggu yang lalu. Akses yang cukup sulit bukan hambatan bagi kami untuk terus #JanganTakutBerbagi  menyalurkan bantuan ditambah dengan kekuatan personil rekan-rekan muda-mudi dari elemen komunitas di Bengkulu cukup membantu tim di lapangan,” tutur drg. Imam Rulyawan MARS., sebagai Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi.

Sampai hari Jumat 3 Mei 2019 secara umum kondisi banjir di Kota Bengkulu sudah berangsur-angsur mulai surut, logistik dan bantuan sudah tercukupi dari pemerintah maupun lembaga swasta. Masyarakat sudah kembali ke rumah-rumahnya dan meninggalkan beberapa kantong pengungsian. Untuk wilayah Bengkulu Tengah kondisi terkahir sudah bisa diakses hingga malam kemarin, namun masih banyak wilayah pelosok yang belum terjangkau bantuan. Dompet Dhuafa terus sisir wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan terparah seperti Desa Susup. Desa Komering, Desa Raja Besi, Desa Punjung dengan tingkat kerusakan 60%-80%.

Sebelumnya, aktivis lingkungan menyoroti penyebab banjir dan longsor yang terjadi di Bengkulu disebabkan oleh penggundulan hutan untuk aktivitas batu bara dan perkebunan sawit dalam areal daerah aliran sungan (DAS) Bengkulu yang terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Untuk pos Dompet Dhuafa berada di Jln. Raya Pekik Nyaring KM.09 No. 44 RT. 01, Dusun V, Pd. Klp., Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu.

TENTANG DOMPET DHUAFA

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Selama 25 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaanserta CSR.

Untuk Informasi press release, dapat menghubungi :

Public Relations Dompet Dhuafa, Philanthropy Building, Jl. Warung Jati Barat No.14, Jakarta Selatan 12540, IndonesiaTentang Dompet Dhuafa. U.P : Corcom Dompet Dhuafa, Bani (085770424310), Fatzry (+62 858-8486-0211). www.dompetdhuafa.org, IG @dompet_dhuafa, FB dompet dhuafa.[Fc]

Facebook comments