Dukung Swasembada Pangan 2026, Polsek Tulis Dampingi Panen Jagung 2.500 Meter Persegi
BATANG — Polsek Tulis Polresta Batang bersama Pemerintah Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, melakukan pendampingan kegiatan panen jagung di lahan pertanian warga, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendukung program swasembada pangan sekaligus mendorong produktivitas petani di wilayah Kabupaten Batang.
Kapolsek Tulis AKP Sukarinto, S.H., bersama anggota turun langsung ke lahan jagung di Dukuh Krajan, Desa Kebumen, Kecamatan Tulis.
"Lahan yang akan segera dipanen ini memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi dan merupakan milik sekaligus lahan garapan Erik Firmanto," ujarnya.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.05 hingga 12.00 WIB. Selain Kapolsek Tulis, kegiatan tersebut dihadiri Ps Panit Intelkam Polsek Tulis Aiptu Suparno, S.H., Kepala Desa Kebumen Kuswandi, Kepala Dusun Krajan Kumarudin, serta petani penggarap Erik Firmanto.
Dalam kegiatan tersebut, kepolisian bersama pemerintah desa mengecek secara langsung kondisi lahan dan pelaksanaan panen jagung.
AKP Sukarinto mengatakan pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan.
Menurut dia, kehadiran polisi di tengah petani juga menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan sektor pertanian secara langsung.
Kapolsek Tulis menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan petani agar hasil pertanian masyarakat dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan.
"Kami juga mendorong petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Tulis," bebernya.
Lahan jagung yang dipanen berada di Dukuh Krajan, Desa Kebumen, dengan luas kurang lebih 2.500 meter persegi.
Panen tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan nyata dalam mendukung program swasembada pangan yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat desa.
Bagi kepolisian, pendampingan tidak hanya dilakukan ketika tanaman memasuki masa panen. Komunikasi dengan petani juga diperlukan untuk mengetahui perkembangan tanaman, kondisi lahan, hingga berbagai kendala yang dihadapi dalam proses produksi.
Pemerintah desa turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut untuk memperkuat koordinasi dengan petani sekaligus memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan di tingkat masyarakat.
Kegiatan panen juga menjadi momentum untuk mendorong agar hasil pertanian warga dapat dikelola dan disalurkan melalui jalur yang sesuai sehingga memberikan nilai ekonomi bagi petani.
Program pendampingan pertanian tersebut sejalan dengan arahan Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA, melalui semangat "Polisi Cinta Petani".
Semangat tersebut diwujudkan melalui kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, khususnya petani, dengan melakukan pemantauan, pendampingan, dan membangun komunikasi bersama berbagai pihak.
Kegiatan panen jagung di Desa Kebumen juga menunjukkan keterlibatan kepolisian dalam mendukung sektor pertanian dari tingkat desa.
Kapolsek Tulis menyampaikan bahwa ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk petani sebagai pelaku utama sektor pertanian.
Karena itu, koordinasi antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat perlu terus diperkuat. Pendampingan di lapangan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut melalui pemantauan perkembangan pertanian dan komunikasi dengan petani.
Dengan adanya pendampingan tersebut, Polsek Tulis berharap hasil pertanian masyarakat dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di Kabupaten Batang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung target swasembada pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian masyarakat.
Polri melalui jajaran kewilayahan akan terus membangun komunikasi dengan petani dan pemerintah desa sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan.
Semangat "Polisi Cinta Petani" pun diarahkan untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat sekaligus mendorong petani agar semakin produktif.
Melalui sinergi tersebut, lahan pertanian masyarakat diharapkan dapat terus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kemandirian pangan di Kabupaten Batang.
Polsek Tulis Dampingi Panen Jagung 2.500 Meter Persegi

Facebook comments