Dukung Ketahanan Pangan Dan Pembinaan Kemandirian, Karutan Manna Bersama Ka Kpr Pantau Peternakan Ayam Kampung Super Dan Pembesaran Ayam Petelur
Manna – Wujudkan pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan yang produktif dan mendukung program ketahanan pangan, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna Hannibal, S.Sos., M.Si bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIB Manna Hastomo Arbi, S.E melakukan pemantauan kegiatan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) peternakan Ayam Kampung Super di area SAE Rutan Kelas IIB Manna pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan pemantauan tersebut didampingi oleh Petugas Pembinaan Yoga Kiplani, S.E. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi peternakan Ayam Kampung Super dalam keadaan sehat, pakan tercukupi, kebersihan kandang terjaga dan perkembangan ayam sesuai target pembinaan kemandirian.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan dan Ka KPR melakukan pengecekan langsung terhadap jumlah populasi Ayam Kampung Super, kondisi fisik ayam, kebersihan kandang, ketersediaan pakan dan vitamin serta sistem sirkulasi kandang. Pemantauan dilakukan secara detail guna memastikan seluruh aspek perawatan berjalan optimal dan sesuai standar peternakan.
WBP yang bertugas sebagai petugas peternakan diberikan arahan langsung terkait tata cara perawatan ayam yang baik, pemberian pakan secara teratur, menjaga kebersihan kandang dan langkah-langkah pencegahan penyakit pada ayam. Pembinaan ini bertujuan agar WBP memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal wirausaha setelah selesai menjalani masa pidana dan tidak mengulangi tindak pidana.
Hastomo Arbi, S.E selaku Ka KPR menyampaikan bahwa kegiatan SAE peternakan ini merupakan bagian penting dari pembinaan dan harus diawasi secara melekat. "Kegiatan peternakan Ayam Kampung Super ini selain mendukung ketahanan pangan, juga melatih WBP untuk bertanggung jawab, disiplin dalam merawat hewan ternak dan memiliki jiwa wirausaha. Kami pastikan kegiatan berjalan aman, kami cek langsung kandangnya, pakannya, kesehatannya. WBP yang bertugas kami awasi agar bekerja sesuai prosedur dan tetap dalam koridor pembinaan yang aman," ujarnya.
Senada dengan itu, Yoga Kiplani, S.E selaku Petugas Pembinaan menambahkan bahwa pembinaan kemandirian melalui peternakan terus dikembangkan dan dimonitoring perkembangannya. "Kami terus berikan pembinaan dan pendampingan kepada WBP yang bertugas di peternakan. Kami ajarkan mulai dari pembersihan kandang, pemberian pakan yang takarannya pas, pemberian vitamin, sampai penanganan ayam yang sakit. Harapannya, ilmu beternak ini bisa bermanfaat bagi mereka nanti saat kembali ke masyarakat, bisa membuka usaha sendiri dan menjadi warga yang produktif. Alhamdulillah ayam-ayam di sini pertumbuhannya bagus dan sehat semua," ucap Yoga Kiplani.
Salah seorang WBP petugas peternakan juga mengaku senang mendapatkan kesempatan belajar beternak. "Kami senang Pak bisa belajar ternak ayam di sini. Kami diajari cara merawat ayam yang benar. Ilmunya sangat bermanfaat untuk bekal kami nanti di luar," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Manna Hannibal, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Gerak Nyata Pemasyarakatan dan komitmen mendukung program ketahanan pangan. "Ini adalah Gerak Nyata kami Bergerak Membangun Kemampuan Bangsa melalui pembinaan kemandirian. Dari SAE peternakan Ayam Kampung Super ini kita Bergerak Membenahi Fondasi kemandirian WBP, kita Bergerak Dengan Kekuatan Sendiri memanfaatkan lahan yang ada untuk ketahanan pangan, dan kita Bergerak Melayani Dengan Hati membina WBP agar punya skill. Hasilnya Dapat Dilihat dan Dirasakan, WBP punya keterampilan, Rutan produktif dan dapat mendukung kebutuhan pangan," ujar Karutan.
Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan Sarana Asimilasi dan Edukasi peternakan Ayam Kampung Super berjalan aman, tertib, kondusif dan terkendali serta seluruh ayam dalam kondisi sehat dan terawat dengan baik.
karutan Manna Bersama Ka Kpr Pantau Peternakan Ayam Kampung Super Dan Pembesaran Ayam Petelur

Facebook comments