Skip to main content
x
. Wakapolda Bengkulu Ajak Komunitas Ojol dan Opang Jadi Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Wakapolda Bengkulu Ajak Komunitas Ojol dan Opang Jadi Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

BENGKULU – Polda Bengkulu terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Melalui Subditbinpolmas Ditbinmas Polda Bengkulu, Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho, S.I.K., M.H., CPM., CPLA., membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Komunitas Masyarakat (Kommas) dengan tema Peran Serta Komunitas Ojek Online dan Ojek Pangkalan dalam Mendukung Harkamtibmas di Provinsi Bengkulu.

Kegiatan berlangsung pada Senin (19/10/2026) pukul 08.30 WIB s.d. selesai, bertempat di Rupatama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu

Turut hadir juga dalam kegiatan ini Dirbinmas Polda Bengkulu Kombes Pol. Rudi Hartono, S.I.K., M.M., Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bengkulu AKBP Andhies Fitriya Utomo, S.T., S.I.K., para kasubdit Ditbinmas Polda Bengkulu, personel Ditbinmas, serta Ketua, Pengurus, dan Anggota Komunitas Ojek Online (Ojol) dan Ojek Pangkalan (Opang) se-Provinsi Bengkulu.

Susunan acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Wakapolda Bengkulu, foto bersama, dilanjutkan penyampaian materi, sesi tanya jawab, pembulatan, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, dan penutup.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakapolda Bengkulu menyampaikan apresiasi tinggi kepada komunitas ojek yang selama ini menjadi urat nadi transportasi masyarakat.

"Pertama-tama, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh komunitas ojek online dan ojek pangkalan yang selama ini telah berperan dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat. Keberadaan rekan-rekan bukan hanya membantu mobilitas, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat di Provinsi Bengkulu," ujar Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho.

Wakapolda menegaskan, tujuan utama pembinaan Kommas ini adalah untuk membangun sinergi dan kemitraan yang harmonis antara Polri dan komunitas ojek dalam mendukung pemeliharaan Kamtibmas yang aman dan kondusif. Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, rekan-rekan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat dan menjangkau banyak wilayah. Kondisi tersebut menjadikan komunitas ojek memiliki potensi besar sebagai mitra Polri dalam membantu menjaga Harkamtibmas

Ia menambahkan, pemeliharaan Harkamtibmas bukan hanya tanggung jawab Polri semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan pembinaan ini, saya berharap terbangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang semakin baik. Kita ingin menjadikan komunitas ojek sebagai mitra yang peduli terhadap lingkungan, tanggap terhadap situasi, serta turut menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif," ujar Wakapolda

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda menekankan 8 poin penting yang harus menjadi pedoman bagi komunitas ojek:

Meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan,Mencegah penyebaran berita bohong dan informasi yang belum terverifikasi,Menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas ,Menjaga persatuan dan menghindari konflik antar komunitas,Menolak segala bentuk tindak kriminalitas, Membangun komunikasi dan kemitraan dengan Bhabinkamtibmas,Menciptakan pelayanan yang aman, tertib, dan humanis, Menjadi sumber informasi positif bagi masyarakat

Ia juga mengajak para ketua komunitas dan koordinator pengemudi untuk menjadi penggerak budaya tertib dan disiplin.

"Saya mengajak para ketua komunitas untuk menjadi penggerak dalam membangun budaya tertib. Apabila terdapat persoalan di lapangan, mari kita kedepankan dialog, koordinasi, dan penyelesaian yang damai," ujar Wakapolda

"Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pertemuan seremonial, tetapi menjadi awal dari kerja sama nyata dan berkelanjutan. Mari kita jadikan komunitas ojek sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, mempererat persaudaraan, dan menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Wakapolda.

"Mari kita ingat bahwa keamanan bukan hanya tentang tidak adanya gangguan, tetapi juga tentang tumbuhnya rasa aman, kepercayaan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat," tutup Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi. Materi pertama disampaikan oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bengkulu AKBP Andhies Fitriya Utomo, S.T., S.I.K., tentang peningkatan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas, mendorong komunitas ojek menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi peraturan dan menggunakan perlengkapan keselamatan.

Materi kedua disampaikan oleh personel Bidkum Polda Bengkulu tentang sosialisasi KUHP terbaru, sebagai bekal hukum bagi komunitas ojek agar lebih peka terhadap potensi gangguan Kamtibmas dan mampu menyampaikan informasi secara cepat dan tepat kepada pihak kepolisian.

Tujuan akhir dari pembinaan ini, adalah untuk mendorong partisipasi aktif komunitas ojek dalam mencegah tindak kriminalitas, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta memperkuat komunikasi sebagai mitra strategis Polri.

Kegiatan pembinaan Kommas berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban hingga ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembulatan.

Facebook comments