Gempur : “Bustasar Harus Mundur”
Lensabengkulu.com – walaupun hujan agenda aksi terhadap kemenag yang diduga telah melakukan Pungli terhadap seluruh madrasa seprovinsi Bengkulu tetap dilaksanakan dan semangat sekitar 20 massa yang tergabung dalam Gerakan Muda Peduli Rakyat (Gempur) menyampaikan aspirasi mereka di depan Kantor Kemenag Provinsi Bengkulu.
Kami tidak akan mundur dalam perjuangan melawan korupsi apalagi di kemenag, ini penyakit korupsi suda menggrogoti wilayah agama kami mintak pak Bustasar selaku kakanwil provinsi bengkulu mundur. Ungkap orator.
4 tuntutan mereka disampaikan di depan gerbang masuk Kemenag Provinsi Bengkulu, yakni:
1. Mendesak oknum Kepala Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu (Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd) mundur dari jabatannya secara terhormat karena tidak memiliki pertanggungjawaban moral dan etika sebagai pejabat tinggi Institusi Agama yang telah mencoreng citra dan nama baik Pendidikan dan institusi Kementerian Agama Republik Indonesia
2. Mendesak Menteri Agama RI agar segera mengganti oknum Kepala Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu (Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd) demi menjaga nama baik institusi Pendidikan dan Kementerian Agama Republik Indonesia
3. Mendesak Tim saber Pungli Polda Bengkulu untuk segera menuntaskan kasus dugaan tindak pidana pungutan liar di Kementerian Agama Provinsi Bengkulu
4. Meminta kepada seluruh stakeholder Provinsi Bengkulu untuk ikut menuntaskan kasus dugaan tindak pidana pungutan liar di Kementerian Agama Provinsi Bengkulu
Kasrul Ketua umum Gempur, saat unjuk rasa sedang berlangsung pun mendesak pihak Polda Bengkulu untuk menyelesaikan kasus ini secepatnya, bahkan Kasrul menyatakan pihaknya memberikan tenggat waktu selama 2 bulan, terhitung laporan dugaan pungli dilaporkan, yakni hingga tanggal 26 Februari 2018 mendatang, jika tidak ada juga penyelesaian maka pihaknya akan membawa kasus ini ke Mabes Polri.
Jangan kita diam terhadap kasus korupsi yang melanda wilayah kemenag ini suda mencoreng nama baik kementrian agama, suda jelas pak bustasar itu melakukan pungli ungkap pendemo
masa dari gempur saat aksi di kemenag provinsi

Facebook comments