Skip to main content
x
Tambak Udang yang Diduga Ilegal di Kaur Masih Beroperasi Tambak Udang yang Diduga Ilegal di Kaur Masih Beroperasi

Tambak Udang yang Diduga Ilegal di Kaur Masih Beroperasi

Lensabengkulu.com- Diduga adanya tambak udang yang ilegal beroperasi di Kabupaten Kaur, Ketua DPRD Kabupaten Kaur (Jailani, SIP) sempat mengkritik masalah tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui media wartapriama.com, Ketua DPRD Kabupaten Kaur (Jailani, SIP) saat ditemui diruang kerjanya mengarahkan kalau revisi tata ruang wilaya Kaur (RTRW) belum ada sampai ke meja DPRD.

Ketua DPRD Kaur (Jailani, SIP) mengatakan," ya saya berharap kepada pihak teknis menyampaikan draf revisi (RTRW) ke DPRD Kaur agar cepat diproses, supaya aturan dan mekanismenya dapat ditentukan, jika belum di revisi tentu Kabupaten Kaur akan dirugikan. Kenapa tidak? karena kontribusi selama ini belum ada masuk ke kas daerah meskipun sudah beroperasi dan panen berkali-kali," jelas Jailani, Senin (28/05/18).

Sementara, dari pihak Kepala Dinas Pertanian (Nasrur Long S, HUT) juga pernah mengkritik masalah tambak udang yang diduga ilegal tersebut beberapa hari yang lalu diruang kerjanya," mengenai adanya lahan persawahan yang dijadikan tambak udang, masalah itu ada aturannya jika tidak itu melanggar undang-undang, jika hal tersebut dibiarkan saja maka habislah persawahan kita di Kabupaten Kaur ini jika dialihkan fungsi lahan," kata Long sapaan akrabnya.

Untuk diketahui, tambak udang yang ada di Kabupaten Kaur tersebut salah satunya milik Aeng, warga Desa Suka Banjar Kecamatan Tetap, yang mana dari pantauan media ini mereka masih terus beroperasi tebar benih, meskipun dulu pernah disegel oleh satuan TIM terpadu yang tergabung oleh pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), tapi baru-baru ini sudah panen kesekian kalinya meskipun panennya sebatas versial, jika disinggung soal perizinan Aeng selalu mengatakan jika tambak udang miliknya perizinannya lengkap. (Jhon)

Tambak Udang yang Diduga Ilegal di Kaur Masih Beroperasi Tambak Udang yang Diduga Ilegal di Kaur Masih Beroperasi

Facebook comments