Skip to main content
x
Kondisi Desa Genting di Kecamatan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah pasca banjir Kondisi Desa Genting di Kecamatan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah pasca banjir

Pengakuan Warga Banjir Capai 15 Meter, Terpaksa Mengungsi ke Atas Bukit

Lensabengkulu.com – Bencana Alam banjir dan longsor menerpa provinsi Bengkulu, menurut data Bengkulu tengah menjadi banjir paling parah diantara kabupaten lain. Nasrun, Kepala Desa Genting Kecamatan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah menceritakan kejadian saat banjir bandang melanda desa tersebut pada Juma’at 26 April 2019 malam. "Air sungai naik secara tiba-tiba pukul 10 malam, seperti banjir bandang dalam waktu 30 menit air mencapai 15 meter. Warga pun tidak dapat berbuat apa-apa selain menyelamatkan diri keatas bukit," jelas Nasrun disela menerima kunjungan Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, Rabu (1/5/2019).

Dijelaskannya, akibat banjir yang terjadi tiba-tiba itu, warga tidak sempat menyelamatkan harta benda. Namun dia bersyukur, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, hanya saja, hewan ternak seperti Sapi, Kerbaum Kambing dan Ayam semuanya hanyut terbawa arus banjir.

Diapun menuturkan bawah dari 107 kepala keluarga di daerah itu, sebanyak 102 kepala keluarga yang terkena dampak banjir dan masih mengungsi di atas bukit.

Situasi terkini
Pasca banjir, lumpur tebal masih menutupi kawasan terdampak banjir. Akibatnya, warga belum bisa kembali ke rumah mereka. Warga berharap alat berat secepatnya diturunkan ke daerah itu untuk membersihkan lumpur yang menutup desa.


Sekretaris Daerah Nopian Andusti dalam penyampaiannya akan segera merespon kebutuhan warga terdampak banjir di kawasan itu. "Alat berat akan segera didatangkan untuk membersihkan lumpur yang menutupi rumah warga dan fasilitas umum," kata Sekda.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyalurkan bantuan berupa sembako, tenda, air bersih dan kebutuhan ibu hamil. "Dalam waktu dekat situasi akan pulih lagi, anak-anak harus segera kembali sekolah, nanti bantuan buku, pakaian sekolah dan fasilitas penunjang belajar kita datangkan," imbuh Sekda. (fice)

Facebook comments