Skip to main content
x
. Penyerahan Hadiah Turnamen Domino Polsek Lebong Tengah

Penyerahan Hadiah Turnamen Domino Polsek Lebong Tengah, Semangat Kemerdekaan Satukan Polri dan Masyarakat

Lebong — Riuh semangat kemerdekaan akhirnya menemukan puncaknya. Setelah dua hari berlangsung penuh antusiasme dan kebersamaan, Turnamen Domino dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang digelar Polsek Lebong Tengah resmi berakhir.

Turnamen yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut berlangsung sejak 25 Agustus hingga 26 Agustus 2026, dengan babak final dilaksanakan pada 26 Agustus 2026. Sebanyak 384 peserta atau 192 pasangan turut ambil bagian dalam ajang yang tidak hanya mempertandingkan kemampuan, tetapi juga mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang pada 27 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, bertempat di Mako Polsek Lebong Tengah. Hadiah diserahkan secara langsung oleh Kapolsek Lebong Tengah IPDA Andi Sujarmoko, S.H.

Adapun para pemenang turnamen yaitu:

- Juara I: Apero/Tedi — Desa Ujung Tanjung 1
- Juara II: Yogit/Nodek — Desa Karang Anyar
- Juara III: Dedong Cs — Desa Tanjung Bunga
- Juara IV: Pijai/Padil — Desa Karang Dapo

Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen tersebut menghadirkan suasana berbeda di tengah masyarakat. Meja permainan menjadi ruang bertemunya warga dari berbagai desa, saling menyapa, bercanda, dan membangun komunikasi dalam suasana yang jauh dari sekat formal.

Bagi Polsek Lebong Tengah, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Kehadiran polisi tidak hanya dirasakan ketika masyarakat membutuhkan pelayanan atau perlindungan, tetapi juga hadir dalam kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan sosial warga.

Kapolsek Lebong Tengah IPDA Andi Sujarmoko mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat persaudaraan, kekompakan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Pesan Kamtibmas pun disampaikan secara humanis. Masyarakat diajak untuk terus menjaga ketertiban, menghindari perselisihan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah peserta. Bahkan, warga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara masyarakat dan Polri.

“Kami merasa lebih dekat dengan polisi. Kegiatan seperti ini membuat masyarakat bisa berkumpul, berkomunikasi dan menyampaikan berbagai hal secara langsung,” ungkap salah seorang peserta.

Harapan pun muncul agar kegiatan serupa dapat rutin kembali dilaksanakan di kemudian hari. Bagi masyarakat, kegiatan seperti ini bukan hanya menghadirkan hiburan dan kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persaudaraan.

Semangat itulah yang menjadi makna penting dari tema “Polri Untuk Masyarakat.” Sebab, menjaga keamanan bukan hanya tentang hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat sejak tidak ada persoalan.

Dari sebuah turnamen domino, lahir ruang silaturahmi. Dari sebuah pertandingan, tumbuh komunikasi. Dan dari kedekatan itu, diharapkan lahir kepercayaan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat.

Semangat kemerdekaan pun terasa semakin bermakna ketika dirayakan bersama—dengan persaudaraan, kekompakan, dan kebersamaan untuk mewujudkan masyarakat yang aman, tertib dan kondusif.

Facebook comments