Skip to main content
x
Kabupaten Tambak di Pengubayan di Desa Bandar,Kecamatan Kaur selatan

Ternyata Masih Ada Tambak Beroperasi dan Masih Membuang Saluran Limbahnya ke Laut

Lensabengkulu.com - Upaya dari pihak Pemda sepertinya masih belum stabil, yang mana dulu Pemda Kaur membentuk Tim terpadu untuk menindak lanjuti persoalan tambak di Kaur.Tujuan dari Tim tersebut agar pihak tambak taat terhadap aturan, terutama masalah kelengkapan izin, dan masalah pembuangan air limbah, akan tetapi kenyataan masih ada tambak beroperasi dan masih membuang saluran limbahnya ke laut, meskipun ada kolam penampung yang di buat, hanya saja di perkirakan buangannya masih belum mencapai 90%, sebab kolam penampung di buat hanya satu atau dua kolam saja.

Pantauan awak media, di lapangan tambak di Pengubayan di Desa Bandar Jaya Kecamatan Kaur Selatan, tambak-tambak masih beroperasi dan saluran pembuang pipa pembuang air limbah langsung ke laut, hanya ada satu kolam penampung, setelah itu pipa menjulur ke laut, Sabtu (24/08/2018).

Saat media menyambangi tambak Ibu Mis, kebetulan suaminya Padrudin ada dilokasi tambak, saat di mintai keterangan, mengenai sistem pembuangan air limbah tambak, Padrudin sepontan menjawab  "ke laut, ya saluran pembuangannya langsung ke laut, dan kolam penampungnya ada dua, lihat aja di sana, "ujarnya.

Bagaimana tentang kelengkapan izin, dia juga mejelaskan semua izin lengkap, berapa banyak karyawan di pekerjakan, hanya empat orang, satu orang budidaya tambak, semua dari Lampung, empatnya pider juga dari Lampung tambahnya.

Sementara Sipul warga Pengubayan, menyesalkan akibat adanya tambak seenaknya membuang air limbah nya ke laut, menurut Sipul, dengan adanya banyak tambak saat ini, sangat berdampak terhadap mata pencarian nelayan pinggir seperti kami ini, bisa mendapatkan hasil lumayan, jika kami jual bisa mencapai seratus ribuan lebih, nah kalo sekarang jangankan seratus ribuan, ketemu saja gurita teripang, ikannya agak susah, mungkin dampaknya saluran pembuang dari tambak ini ucap Sipul.

Sementara pandangan yang di sampaikan oleh SLM BPI KPNPA RI Pauzan, dengan adanya hal seperti ini, di harapkan pihak Dinas terkait agar serius menyikapi masalah tambak ini, di sinyalir dengan tumbuhnya tambak di Kaur ini, di duga azaz manfaatnya bagi masyrakat Kaur sangat minim bisa juga tidak ada, dan kontribusi Kaur di duga tidak maksimal, hanya saja di duga banyak "modarat" nya dari pada manfaatnya.

Hal semacam ini kalau di biarkan di khawatirkan akan timbul konflik sosial yang terjadi, untuk itu kiranya Dinas terkait harus serius untuk mengevaluasinya, jika ada pelanggaran mesti harus di tindak tegas. [Rls]

Facebook comments