Skip to main content
x
opini Roman Cavisa

Roman: Ayo Bengkulu, Peduli dan Bersatu Lawan Corona!

Lensabengkulu.com - Menjelang pertengahan bulan April 2019 pandemi virus Corona atau Covid19 secara nasional belum juga mereda, bahkan data terakhir di tanggal 13 April 2019 telah mencapai 4.839 kasus, trend penurunan jumlah kasus belum juga terjadi, demikian juga halnya di Provinsi Bengkulu. 

Menurut data yang bersumber dari Gugus Tugass Covid-19 Bengkulu, per tanggal 14 April 2020 sudah terdapat 544 ODP atau orang dalam pemantauan, dan 382 orang pasien selesai pemantauan (sehat), terdapat 17 total PDP dan 4 positif Covid19 serta 1 meninggal yang teridentifikasi positif.  

Sebagian besar kasus Covid-19 di Provinsi Bengkulu ini terdapat di Kota Bengkulu. Jika kita melihat data resmi pemerintah baik data nasional atau khususnya data Provinsi Bengkulu, jelas belum tampak adanya trend menurunnya pendemi Corona atau Covid-19 hingga periode pertengahan April 2020 ini.

Melihat kenyataan ini tampaknya perlu adanya upaya dan partisipasi yang lebih kuat dan lebih disiplin lagi dari segala sektor, baik disisi peperintahan, masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, Media, ataupun pihak swasta dan perseorangan dalam upaya untuk mematikan dan memutus mata rantai virus corona ini. 

Pada minggu kedua di bulan April 2020 ini khususnya di Kota Bengkulu telah kita lihat bersama-sama hal yang sangat membahagiakan yaitu tampak secara bersama sama seluruh elemen pemerintah, elemen masyarakat, media dan elemen-elemen lainnya bahu membahu berusaha memerangi Covid-19 ini dengan berbagai cara dan upaya. Ada yang membagi bagikan masker, menempatkan hand sanitiizer, menyebarkan brosur, dan upaya upaya lainnya.

Salah satu upaya yang sangat membahagiakan dan sangat membantu masyarakat adalah adanya kegiatan membagi bagikan sembako yang dilakukan oleh berbagai elemen, misalnya oleh tokoh masyarat, swadaya Instansi pemerintah seperti Polda, pihak perbankan, dan lainnya.

Masyarakat sangat merasa terbantu dengan adanya bantuan sembako ini sehingga mereka mampu ikut bersama sama bertahan untuk tidak keluar rumah. 

Tidak keluar rumah dan melakukan pembatasan sosial adalah salah satu cara yang diyakini akan mampu mengurangi bahkan memutus mata rantai penyebaran Corvid-19 ini, tapi itu akan sulit dilakukan oleh masyarakat secara disiplin jika tidak didukung oleh tersedianya kebutuhan mendasar untuk bertahan hidup.

Sementara hingga pertengahan April 2020 ini anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah baik provinsi atau kotamadya dan kabupaten lainnya di Provinsi Bengkulu masih dalam proses untuk dapat digunakan dan dibelanjakan.

Karena itu bantuan bantuan swadaya yang sudah digelontorkan oleh berbagai elemen tadi sangatlah membantu dalam upaya untuk memerangi virus corona ini. 

Pada tanggal 18 dan 19 April 2020 masyarakat kota Bengkulu khususnya telah mendapat informasi dari berbagai sumber baik itu dari media resmi ataupun dari rekaman video yang disebarkan di Media sosial bahwa Pemerintah Kota Bengkulu akan membagikan sembako untuk seluruh masyarakat Kota Bengkulu secara merata dan tanpa terkecuali yaitu berupa empat karung beras dengan total berat 20 Kg dan 1 dus Indomie. Sebagian besar masyarakat Kota Bengkulu saat ini telah menantikan bantuan ini dengan sangat antusias dan penuh harap dan sukacita mengingat tekanan ekonomi masyarakat kota Bengkulu yang sangat besar semenjak adanya pendemi covid19 ini. Bantuan ini adalah bagian dari program penanggulagan Covid-19 Kota Bengkulu yang dipublikasikan telah dianggarkan sebesar Rp 204 miliar rupiah, sebuah anggaran yang sangat fantastis untuk kepentingan masyarakat dan perang terhadap pendemi Covid-19 ini. Sembako dalam jumlah besar ini informasinya akan dibagikan kepada kurang lebih 114.000 Kepala Keluarga di Kota Bengkulu.

Sebelumnya Pemerintahan Provinsi Bengkulu pun telah membagikan hal yang sama yaitu berupa beras dan barang lainnya yang jumlahnya cukup besar dan mungkin pembagian itu terus berlangusng secara maraton hingga hari ini.

Melihat hal ini maka jelas dana dana yang dialokasikan dalam penanggulangan Covid-19 ini baik dari Pemerintah Provinsi Bengkulu ataupun kabupaten dan kota sudah mulai digelontorkan dan digunakan.

Pembagian sembako ini sangatlah baik dan tepat waktunya dalam rangka penanggulangan Covid-19 ini. Hanya saja kegiatan ini harus tetap diawasi oleh semua pihak, karena ini adalah uang rakyat, oleh karena itu agar penggunaan dan peruntukannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku, jangan sampai dana yang begitu besar ini ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan lain.

"Mari bersatu padu, dengan izin Allah SWT, pandemi corona akan berakhir, aamiin".

Facebook comments