Membumikan Permainan Rakyat Melalui Festival Layang-Layang
Kota Bengkulu - Potensi wisata yang ada di Kota Bengkulu terus diperkenalkan melalui berbagai even, salah satunya melalui Festival layang-layang yang digelar Minggu (08/10/2017), di Lapangan Sepak Bola, Kelurahan Berkas.
Even yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) & FORMI (federasi olahraga masyarakat indonesia) Kota Bengkulu mendapat apresiasi cukup besar dari masyarakat.
Kadispora yang diwakili Kabid Pembudayaan Olahraga Yuhartati dalam sambutannya menyampaikan bahwa layang-layang yang dilombakan ini merupakan permainan rakyat tradisional bersifat sederhana, dibuat dari kayu, bambu, lem, dikreasi dengan gambar.
" Ini ditujukan untuk mengukur tingkat keterampilan dan kreativitas masyarakat yang menjadi peserta," ujarnya.
Sementara itu, Walikota Helmi Hasan yang diwakili oleh Staf Ahli Tony Alfian berharap Festival Layang-layang ini dapat memberikan hiburan bagi masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan yang pertama dilaksanakan, semoga kegiatan ini memperoleh dukungan dari semua pihak dan terpenting adalah proses penjurian berjalan fair seadil-adilnya," pesannya.
Respon positif diberikan oleh Ketua RW 11 Kelurahan Berkas Imran, menurutnya dengan adanya festival layang-layang ini diharapkan mampu kembali membuat remaja-remaja menggemari permainan layang-layang.
Dari data yang berhasil dihimpun, Festival layang-layang yang dimulai Pukul 11.00 WIB ini diikuti 20 peserta dari masyarakat dan komunitas layang-layang. Adapun kriteria penilaian dewan juri adalah keunikan, keserasian, kerapian, gaya permainan, dan tegak tali. Festival ini memperebutkan total hadiah Rp. 9 Juta, piala dan piagam.
Festival layang-layang

Facebook comments