Dalam Memperingati Hari kesehatan Jiwa Sedunia RSJKO Soeprapto Teken Kerjasama Antara Dinas Pendidikan dan Kemenag Bengkulu
Lensabengkulu.com - Dalam rangka memperingati hari kesehatan jiwa sedunia, Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat ( RSJKO) Soeprapto Bengkulu. Kerjasama antara dinas pendidikan Dan Kementrian Agama dalam Mengadakan kegiatan sosialiasi kepada kepala Sekolah SLTA/ Madrasa Se- Provinsi Bengkulu di Gedung Serbaguna Pemprov Bengkulu, Senin (15/10/18).
Acara tersebut dihadiri , Plt Gubernur bengkulu di wakili Sekertaris Daerah Nopian Andusti, Dr. Hj Chanraini Puri Direktur RSJKO Soeprapto Bengkulu, Sekertaris Dinkes Provinsi Bengkulu, Bustasar Kepala Kemenag Provinsi dan tamu Undangan.
Selanjutnya dalam sambutannya Dr. Hj Chanraini Puri selaku Direktur RSJKO Soeprapto Bengkulu menyampaikam laporan ketua panitia kegiatan pertemuan kepala Sekolah SLTA/ Madrasa Seprovinsi Bengkulu. RSJKO Soeprapto Bengkulu merupakan perpanjang tangan pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu, dalam melakukan pelayanan kesehatan jiwa kepada masyarakat, dan sekarang telah terakreditasi paripurna berbintang 5 dengan daya tampung 300 tempat tidur dan rata- rata kunjungan 75 persen pertahun.
"Saat ini khususnya RSJKO Soeprapto Bengkulu memiliki 460 karyawan dan RSJKO Bengkulu dengan tipe B sebagai rujukan pelayanan tertinggi di Bengkulu yang di lengkapi pelayanan sarana prasarana sesuai dengan pelayanan yang barlaku rawat jalan, rawat inap, rehabilitasi narkoba dan pelayanan jiwa lainnya" Jelas
Dr. Hj Chanraini Puri M.Si Direktur RSJKO Soeprapto Bengkulu
Ia juga mengatakan RSJKO Soeprapto Bengkulu saat ini selaluh berbena untuk menjadikan RSJKO Soeprapto Bengkulu bersaing di kanca Nasional hingga International sehingga kedepannya menjadi tipe A karena sangat di butukan setiap orang, dalam memperoleh kesehatan jiwa dengan pelayanan yang cepat, tepat sehingga penanganan masalah kesehatan jiwa sejak dini dan berkesinambungan.
"Kesehatan jiwa bisah menimpa siapa saja, baik itu anak remaja, Dewasa dan oramg tua, untuk mengatasinya karena di anggap suatu aib baginya. Masyarakat masih banyak beranggapan berkunjung RSJKO itu Orang- orang ‘gila’ kemudian masih ada masyarakat yang belum tau apa tindakan yang dilakukan apabilah berhadapan dengan masalah kejiwaan" sebutnya.
Sekertaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menyampaikan permohonan maaf bapak Plt Gubernur tidak bisah hadir dalam acara ini, dan ia mewakili plt Gubernur. Anggapan masyarakat apa bilah masuk RSJKO Soeprapto Bengkulu itu Orang ‘gila’ padalal tidak semuanya.
"Ini tugas kita bersama untuk memberikan pamahaman kepada masyarakat bukan khusus orang ‘gila’ saja karena untuk memelihara kesehatan jiwa, terkadang fisiknya sehat tapi jiwanya terganggu dan ini perlu kita jaga kesehatan. Apa bilah kita emosi dalam menghadapi anak sekolah ini perlu diperikasa kejiwaan, kita menjadi pasien RSJKO Soeprapto belum tentu orang ‘gila’" papar Nopian Andusti Sekertaris Pemprov dalam sambutannya
RSJKO Soeprapto Bengkulu saat ini sudah mampu memberikan mempaat yang besar dalam pelayanan khusus jiwa di Provinsi Bengkulu.
"Ya, dalam memperingati hari kesehatan jiwa sedunia, melalui RSJKO Soeprapto Bengkulu menyelenggarakan kegiatan kepada seluruh Kepala Sekolah SLTA Se-provinsi, dalam rangka keberadaan RSJKO dalam pelayanan jiwa Khususnya kapada masyarakat dan kepada Siswa. Kita berharap kedepannya lebih banyak lagi sosialisai karena masih banyak persepsi bahwa RSJKO itu menampung orang-orang sakit jiwa padahal tidak semuanya seperti itu padahal memelihara kesetabilan mental dan emosi itu yang harus kita pahami" jelas Nopian Andusti Usai membuka Sosialisasi hari kesehatan jiwa sedunia (fice/ ADV)
penanda tangan sekda provinsi dan kemenag bengkulu
penanda tangan sekda provinsi dan kemenag bengkulu
peserta seluruh SMA/ Madrasah
foto bersama
penanda tangan sekda provinsi dan kemenag bengkulu

Facebook comments